Tampilkan postingan dengan label Debian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian. Tampilkan semua postingan

Konfigurasi DHCP di Debian 5.03 Lenny

# apt-get install dhcp3-server
    Non-authoritative version of DHCP server    OK
# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
    # option definitions common to all supported networks…
    # option domain-name “boboho95.co.ccc”;
    # option domain-name-servers tkj.boboho95.co.c;

    # If this DHCP server is the official DHCP server for the local
# network, the authoritative directive should be uncommented.
authoritative;

# A slightly different configuration for an internal subnet.
    subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.240 {
    range 192.168.0.1 192.168.0.14;
    option domain-name-servers 192.168.0.2;
    option domain-name “boboho95.co.cc”;
    option routers 192.168.0.2;
    option broadcast-address 192.168.0.15;
    default-lease-time 600;
    max-lease-time 7200;
}
# reboot
    Sambil menunggu komputer server hidup kembali. Ubah setting TCP/IP di client windows menjadi :
Obtain an IP address automatically
Obtain DNS server address automatically
    Kemudian ping dari Command Prompt dari komputer server, ping nama domain dan juga IP server. Jika muncul reply berarti konfigurasi DNS dan DHCP berhasil…. Selamat…. Good Bye….JJJ

Konfigurasi DNS di Debian 5.03 Lenny

Hostname    : tkj
Domain    : boboho95.co.cc
IP address    : 192.168.0.2/28
# apt-get install bind9
# cd /etc/bind
# pico named.conf.local
    zone “boboho95.co.cc” {
        type master;
        file “/etc/bind/db.bob”;
    };
    zone “sub.boboho95.co.cc” {
        type master;
        file “/etc/bind/db.sub”;
    };
zone “0.168.192.in-addr.arpa” {
        type master;
        file “/etc/bind/db.2”;
    };
# pico named.conf.options
    options {
        directory “/var/cache/bind”;
        forwarders {
            192.168.0.2;
        };
        allow-query { any; };
    auth-nxdomain no; # conform to RFC1035
        listen-on-v6 { any; };
    };
# cp db.local db.bob
# cp db.local db.sub
# cp db.127 db.2
# pico db.bob
    ;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@    IN    SOA    tkj.boboho95.co.cc    tkj.boboho95.co.cc (
            2        ; Serial
            604800        ; Refresh
            86400        ; Retry
            2419200    ; Expire
            604800 )    ; Negative Cache TTL
;
@    IN    NS        tkj.boboho95.co.cc.
@    IN    MX 10        mail.boboho95.co.cc.
@    IN    A        192.168.0.2

tkj    IN    A        192.168.0.2
www    IN    CNAME        @
mail    IN    CNAME        @
# pico db.sub
    ;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@    IN    SOA    sub.boboho95.co.cc    sub.boboho95.co.cc (
            2        ; Serial
            604800        ; Refresh
            86400        ; Retry
            2419200    ; Expire
            604800 )    ; Negative Cache TTL
;
@    IN    NS        sub.boboho95.co.cc.
@    IN    A        192.168.0.2

sub    IN    A        192.168.0.2
www    IN    CNAME        @
# pico db.2
    ; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@    IN    SOA    tkj.boboho95.co.cc    tkj.boboho95.co.cc (
            1        ; Serial
            604800        ; Refresh
            86400        ; Retry
            2419200    ; Expire
            604800 )    ; Negative Cache TTL
;
@    IN    NS    tkj.boboho95.co.cc.
2    IN    PTR    tkj.boboho95.co.cc.
# pico /etc/resolv.conf
    search        boboho95.co.cc
    nameserver    192.168.0.2
# /etc/init.d/bind9 restart
    Stopping domain name service….: bind9.
Starting domain name service….: bind9.
Kemudian kita ping nama domain dan subdomain yang sudah kita buat jika muncul laporan reply berarti DNS sudah jadi. Tinggal dari sisi client kita ping juga melalui Command Prompt, tetapi sebelumnya kita konfigurasi DHCP terlebih dahulu….. See You…..JJJ

Debian dan Sejarahnya

Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela (pengembang Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian. Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.




Sejarah Debian
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya [DEB]ra dan namanya sendiri [IAN] Murdoch.
Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai “Slackware”).
Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.
Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi debian secara legal dan hukum.
Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta di tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan “debconf”.
Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode “Etch”. Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode “Lenny”.deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti itu. Seperti “Deb” istilah bagian dari Debian, itu berasal dari nama Debra, kemudian pacar dan sekarang mantan istri pendiri Debian Ian Murdock.