Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan

Konfigurasi WEB SERVER di Ubuntu


Seperti yang sudah saya tuliskan di postingan sebelumnya, saat ini saya akan melanjutkanya. Untuk materi kali ini yang akan kita bahas yaitu tentang konfigurasi WEB SERVER DI UBUNTU 8.04. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini……. Setelah konfigurasi DNS dan DHCP sudah berhasil selanjutnya kita akan melanjutkan dengan konfigurasi WEB SERVER. LAngkah pertama yaitu dengan menginstal paket yang di butuhkan dengan cara sebagai berikut ini :
            # apt-get install apache2 php5
Setelah paket diinstall selanjutnya kita edit file dari web server tersebut, dengan perintah sebagai berikut ini :
            # pico /etc/apache2/sites-available/default
Kemudian kita edit seperti di bawah ini :
           
        ServerAdmin maruf@maruf.com
Setelah di edit kemudian simpan dengan perintah menekan tombot CTRL=O dan tekan enter dan CTRL +X untuk keluar. Setelah disimpan selanjutnya kita restart paket web server untuk memulai hasilnya, dengan mengetikan perintah sebagai berikut :
            # /etc/init.d/apache2 restart
            Setelah selesai konfigurasi kita akan mengecek hasil konfigurasi dengan cara membuka web browser di client dan mengetika nama domain kita. Jika muncul tulisa “It Work” atau yang lainya, berarti konfigurasi Web Browser telah selesai. Selamat……….JJJ

Konfigurasi DHCP di Ubuntu


Seperti langkah-langkah sebelumnya, sebelum kita melakukan konfigurasi kita harus menginstal paket terlebih dahulu, tetapi sebelum menginstal paket kita akan memounting cd terlebih dahulu dengan perintah :
# apt-cdrom add
Setelah cd di mounting, kita akan menginstal paket dhcp dengan perintah sebagai berikut ini :
# apt-get install dhcp3-server
Setelah diinstal selanjutnya kita akan mengedit file dhcpd.conf dengan perintah sebagai beriku :
# pico /etc/dhcp3/dhcp.conf
Setelah di tekan enter disana akan terdapat banyak statement, statement yang perlu diperhatikan yaitu : (teman-teman cukup mengedit seperti contoh)
# option definitions common to all supported networks…….
# option domain-name “example.org”
# option domain-name-server ns1.example.org, ns2.example.org
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
# If this DHCP server is the offical DHCP server for local
#network, the authoritative directive should be uncommented.
authoritative;

# A slightly different configuration for an internal subnet.
          Subnet 192.168.3.3 netmask 255.255.255.224 {
          Range 192.168.3.1 192.168.3.30;
          Option domain-name-servers maruf.com;
          Options domain-name “maruf.com”;
          Options router 192.168.3.1;
          Optios broadcast-address 192.168.3.31;
          default-lease-time 600;
          max-lease-time 7200;
}
Setelah semua sintaks diedit seperti contooh diatas kemudian kita simpan. Setelah disimpan selanjutnya kita akan merestart paket dhcp untuk memulai hasil konfiguasi, dengan perintah sebagai berikut :
# /etc/init.d/dhcp3-server restart
Jika setelah di restart mulaporan failed maka ulangi perintah diatas sekali lagi…. Tetapi jika sudah lebih dari 2 kali berarati masih ada yang salah dalam pengediatan. Setelah konfigurasi DHCP selesai untuk mengeceknya dengan langkah sebagai berikut ini :
1.    Pastikan server dengan client sudah terhubung
2.    Buka “Network Connection”  pilih salah satu NIC yang digunakan ( disini saya menggunakan kabel Cross) Klik kanan dan pilih “Properties”
3.    Pada kotak dialog properties pilih “Internet Protokol (TCP/IP) klik properties
4.    Beri tanda pada pemilihan IP dan DNS secara otomaris, kemudian klik OK.
5.    Kemudian pada jenis NIC yang digunakan klik kanan pilih status, pada tab status klik repair
6.    JIka muncul beberapa keterangan tentang IP client dan DNS server berarti DHCP sudah jadi tetapi jika belum ada berarti DHCP belum jadi
7.    Setelah DHCP sudah di cek kemudian kita akan mengecek hasil DNS dengan membuka “Command Prompt” dan mengetikan perintah ping (nama domain), Jika muncul reply berarti DNS sudah jadi, dan sebaliknya
Jika sudah berhasil dalam mengkonfigurasi DNS dan DHCP selanjutnya kita akan membahas tentang konfigurasi Web Server, yang akan saya sajikan di postingan selanjutnya…….

JJJ…GOOD LUCK AND SEE YOU…JJJ

KONFIGURASI DNS DI UBUNTU

          Pastikan kita sudah LOGIN ke server ubuntu, sika belum silahkan temen-teman LOGIN telebih dahulu. Yang perlu diingat teman-teman selama konfigurasi adalah cara menyimpan hasil konfigurasi yaitu dengan cara menekan tombol CTRL+O kemudian tekan ENTER dan CTRL+X untuk keluar. Sebelum mengkonfigurasi kita harus menginstal paket terlebih dahulu karena di ubuntu paketnya tidak seperti di redhat yang melakukan pemilihan paket saat instalasi. Tetapi sebelum paket diinstal kita harus memounting CD ubuntu kita terlebih dahulu, tetapi sebelum cd dimounting, cd harus dimasukan ke cdrom terlebih dahulu, perintah mounting cd yaitu sebagai berikut :
# apt-cdrom add
Jika cd sudah di mounting selanjutnya kita akan menginstal paket bind 9, dengan perintah sebagai berikut :
#apt-get install bind9
Tunggu beberapa saat, jika muncul laporan FAIL / FAILED maka ulangi perintah di atas sekali lagi…. Selanjutnya kita akan membuat IP, disini saya memakai IP kelas C dan saya menggunakan NIC tambahan ( LAN CARD), perintah membuat IP adalah sebagai berikut :
# ifconfig eth1 192.168.3.3
Jika sudah membuat IP kita selanjutnya kita akan pindah directory kedalam directory /bind dengan perintah sebagai berikut :
# cd /etc/bind
Jika sudah berpindah directory selanjutnya kita akan mengkonfigurasi file named.conf.local dengan mengetikan perintah sebagai berikut ini :
# pico named.conf.local
Kemudian disana akan terdapat beberapa statement, kemudian kita tambahkan dua statement berikut dibawah statement terakhir :
Zone “maruf.com” {
       type master;
       file “/etc/bind/db.maruf”;
};
Zone “3.168.192.in-addr.arpa” {
       type master;
       file “/etc/bind/db.3;
};
Kemudian simpan hasil kofigurasi, setelah disimpan selanjutnya kita akan mengcopy file db.local ke file db.maruf dan db.127 ke db.3 dengan mengetikan perintah sebagai berikut :
# Cp db.local db.maruf
# Cp db.127 db.3
Setelah mengcopy selanjutnya kita akan mengedit file db.maruf, dengan perintah :
       # pico db.maruf
       Di bawah ini adalah contoh file dari db.maruf, teman-teman cukup mengedit tulisan yang berwarna merah :
       ;
:BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@           IN   SOA localhost. root.maruf.com. (
                                  2                  ; serial
                                  604800        ; Refresh
                                  86400          ; Retry
                                  2419200             ; Expire
                                  604800 )            ; TTL
;
@           IN   NS        maruf.com.
@           IN   MX10     mail.maruf.com.
@           IN   A           192.168.3.3
www             IN   CNAME        @
mail             IN   CNAME @
ftp         IN   CNAME @
Setelah pengeditan selesai kita dapat menyimpanya. Setelah menyimpan selanjutnya kita akan mengedit file db.21 dengan perintah sebagai berikut :
# pico db.3
Kemudian setelah ditekan enter disana akan terdapat beberapa statement seperti dibawah ini, tetapi teman-teman cukup mengedit tulisan yang berwarna merah :
;
:BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@           IN   SOA localhost. root.localhost. (
                                  1                   ; serial
                                  604800        ; Refresh
                                  86400          ; Retry
                                  2419200             ; Expire
                                  604800 )            ; TTL
@           IN   NS        maruf.com.
3            IN   PTR              maruf.com.
Setelah selesai pengeditan kemudian kita simpan. Semua sintaks pada konfigurasi DNS sudah kita edit, kemudian kita akan merestart paket bind untuk memulai hasil konfigurasi DNS kita dengan perintah :
# /etc/init.d/bind9 restart
Setelah direstart akan muncul laporan OK jika konfigurasi sudah benar, kemudian jika masih ada laporan failed coba kita ulangi perintah restart diatas sekali lagi, tetapi jika masih failed juga berarti masih ada sintaks yang salah. Jika sudah muncul laporan OK selanjutnya kita akan menguji DNS dengan perintah :
# ping maruf.com
Jika setelah di ping muncul laporan reply berarti DNS sudah benar. Kita juga perlu mengetes nama domain kita dari Client dengan perintah  ping melalui “Command Prompt”. Jika sudah muncul reply juga berarti DNS sudah jadi, Tetapi sebelum melakukan ping melalui Command Prompt pastikan DHCP kita sudah jadi, dan Client sudah mendapatkan IP.
KONFIGURASI DNS DI UBUNTU
Pastikan kita sudah LOGIN ke server ubuntu, sika belum silahkan temen-teman LOGIN telebih dahulu. Yang perlu diingat teman-teman selama konfigurasi adalah cara menyimpan hasil konfigurasi yaitu dengan cara menekan tombol CTRL+O kemudian tekan ENTER dan CTRL+X untuk keluar. Sebelum mengkonfigurasi kita harus menginstal paket terlebih dahulu karena di ubuntu paketnya tidak seperti di redhat yang melakukan pemilihan paket saat instalasi. Tetapi sebelum paket diinstal kita harus memounting CD ubuntu kita terlebih dahulu, tetapi sebelum cd dimounting, cd harus dimasukan ke cdrom terlebih dahulu, perintah mounting cd yaitu sebagai berikut :
# apt-cdrom add
Jika cd sudah di mounting selanjutnya kita akan menginstal paket bind 9, dengan perintah sebagai berikut :
#apt-get install bind9
Tunggu beberapa saat, jika muncul laporan FAIL / FAILED maka ulangi perintah di atas sekali lagi…. Selanjutnya kita akan membuat IP, disini saya memakai IP kelas C dan saya menggunakan NIC tambahan ( LAN CARD), perintah membuat IP adalah sebagai berikut :
# ifconfig eth1 192.168.3.3
Jika sudah membuat IP kita selanjutnya kita akan pindah directory kedalam directory /bind dengan perintah sebagai berikut :
# cd /etc/bind
Jika sudah berpindah directory selanjutnya kita akan mengkonfigurasi file named.conf.local dengan mengetikan perintah sebagai berikut ini :
# pico named.conf.local
Kemudian disana akan terdapat beberapa statement, kemudian kita tambahkan dua statement berikut dibawah statement terakhir :
Zone “maruf.com” {
type master;
file “/etc/bind/db.maruf”;
};
Zone “3.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/db.3;
};
Kemudian simpan hasil kofigurasi, setelah disimpan selanjutnya kita akan mengcopy file db.local ke file db.maruf dan db.127 ke db.3 dengan mengetikan perintah sebagai berikut :
# Cp db.local db.maruf
# Cp db.127 db.3
Setelah mengcopy selanjutnya kita akan mengedit file db.maruf, dengan perintah :
# pico db.maruf
Di bawah ini adalah contoh file dari db.maruf, teman-teman cukup mengedit tulisan yang berwarna merah :
;
:BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA localhost. root.maruf.com. (
2 ; serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; TTL
;
@ IN NS maruf.com.
@ IN MX10 mail.maruf.com.
@ IN A 192.168.3.3
www IN CNAME @
mail IN CNAME @
ftp IN CNAME @
Setelah pengeditan selesai kita dapat menyimpanya. Setelah menyimpan selanjutnya kita akan mengedit file db.21 dengan perintah sebagai berikut :
# pico db.3
Kemudian setelah ditekan enter disana akan terdapat beberapa statement seperti dibawah ini, tetapi teman-teman cukup mengedit tulisan yang berwarna merah :
;
:BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA localhost. root.localhost. (
1 ; serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; TTL
@ IN NS maruf.com.
3 IN PTR maruf.com.
Setelah selesai pengeditan kemudian kita simpan. Semua sintaks pada konfigurasi DNS sudah kita edit, kemudian kita akan merestart paket bind untuk memulai hasil konfigurasi DNS kita dengan perintah :
# /etc/init.d/bind9 restart
Setelah direstart akan muncul laporan OK jika konfigurasi sudah benar, kemudian jika masih ada laporan failed coba kita ulangi perintah restart diatas sekali lagi, tetapi jika masih failed juga berarti masih ada sintaks yang salah. Jika sudah muncul laporan OK selanjutnya kita akan menguji DNS dengan perintah :
# ping maruf.com
Jika setelah di ping muncul laporan reply berarti DNS sudah benar. Kita juga perlu mengetes nama domain kita dari Client dengan perintah ping melalui “Command Prompt”. Jika sudah muncul reply juga berarti DNS sudah jadi, Tetapi sebelum melakukan ping melalui Command Prompt pastikan DHCP kita sudah jadi, dan Client sudah mendapatkan IP.
KONFIGURASI DNS DI UBUNTU
Pastikan kita sudah LOGIN ke server ubuntu, sika belum silahkan temen-teman LOGIN telebih dahulu. Yang perlu diingat teman-teman selama konfigurasi adalah cara menyimpan hasil konfigurasi yaitu dengan cara menekan tombol CTRL+O kemudian tekan ENTER dan CTRL+X untuk keluar. Sebelum mengkonfigurasi kita harus menginstal paket terlebih dahulu karena di ubuntu paketnya tidak seperti di redhat yang melakukan pemilihan paket saat instalasi. Tetapi sebelum paket diinstal kita harus memounting CD ubuntu kita terlebih dahulu, tetapi sebelum cd dimounting, cd harus dimasukan ke cdrom terlebih dahulu, perintah mounting cd yaitu sebagai berikut :
# apt-cdrom add
Jika cd sudah di mounting selanjutnya kita akan menginstal paket bind 9, dengan perintah sebagai berikut :
#apt-get install bind9
Tunggu beberapa saat, jika muncul laporan FAIL / FAILED maka ulangi perintah di atas sekali lagi…. Selanjutnya kita akan membuat IP, disini saya memakai IP kelas C dan saya menggunakan NIC tambahan ( LAN CARD), perintah membuat IP adalah sebagai berikut :
# ifconfig eth1 192.168.3.3
Jika sudah membuat IP kita selanjutnya kita akan pindah directory kedalam directory /bind dengan perintah sebagai berikut :
# cd /etc/bind
Jika sudah berpindah directory selanjutnya kita akan mengkonfigurasi file named.conf.local dengan mengetikan perintah sebagai berikut ini :
# pico named.conf.local
Kemudian disana akan terdapat beberapa statement, kemudian kita tambahkan dua statement berikut dibawah statement terakhir :
Zone “maruf.com” {
type master;
file “/etc/bind/db.maruf”;
};
Zone “3.168.192.in-addr.arpa” {
type master;
file “/etc/bind/db.3;
};
Kemudian simpan hasil kofigurasi, setelah disimpan selanjutnya kita akan mengcopy file db.local ke file db.maruf dan db.127 ke db.3 dengan mengetikan perintah sebagai berikut :
# Cp db.local db.maruf
# Cp db.127 db.3
Setelah mengcopy selanjutnya kita akan mengedit file db.maruf, dengan perintah :
# pico db.maruf
Di bawah ini adalah contoh file dari db.maruf, teman-teman cukup mengedit tulisan yang berwarna merah :
;
:BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA localhost. root.maruf.com. (
2 ; serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; TTL
;
@ IN NS maruf.com.
@ IN MX10 mail.maruf.com.
@ IN A 192.168.3.3
www IN CNAME @
mail IN CNAME @
ftp IN CNAME @
Setelah pengeditan selesai kita dapat menyimpanya. Setelah menyimpan selanjutnya kita akan mengedit file db.21 dengan perintah sebagai berikut :
# pico db.3
Kemudian setelah ditekan enter disana akan terdapat beberapa statement seperti dibawah ini, tetapi teman-teman cukup mengedit tulisan yang berwarna merah :
;
:BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA localhost. root.localhost. (
1 ; serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; TTL
@ IN NS maruf.com.
3 IN PTR maruf.com.
Setelah selesai pengeditan kemudian kita simpan. Semua sintaks pada konfigurasi DNS sudah kita edit, kemudian kita akan merestart paket bind untuk memulai hasil konfigurasi DNS kita dengan perintah :
# /etc/init.d/bind9 restart
Setelah direstart akan muncul laporan OK jika konfigurasi sudah benar, kemudian jika masih ada laporan failed coba kita ulangi perintah restart diatas sekali lagi, tetapi jika masih failed juga berarti masih ada sintaks yang salah. Jika sudah muncul laporan OK selanjutnya kita akan menguji DNS dengan perintah :
# ping maruf.com
Jika setelah di ping muncul laporan reply berarti DNS sudah benar. Kita juga perlu mengetes nama domain kita dari Client dengan perintah ping melalui “Command Prompt”. Jika sudah muncul reply juga berarti DNS sudah jadi, Tetapi sebelum melakukan ping melalui Command Prompt pastikan DHCP kita sudah jadi, dan Client sudah mendapatkan IP.

Setup Database Server di Ubuntu


            Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang instalasi web server di Ubuntu. Sebuah web server umumnya dilengkapi dengan database mengingat sebuah aplikasi web kini lazim menyimpan datanya di sebuah web server. Untuk contoh ini adalah menggunakan database MySQL.

1. Aktifkan konsol, kemudia install MySQL. Ada 3 tahapan instalasi MySQL, pertama adalah dengan menginstal libapache2 untuk autentifikasi MySQL seperti berikut:

            # sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql

2. Selanjutnya install konektor PHP5 dan MySQL dengan mengeksekusi perintah:

            # sudo apt-get install php5-mysql

3. Yang ketiga adalah menginstall mysql-server dengan cara mengeksekusi perintah berikut:

            # sudo apt-get install mysql-server

4. Untuk instalasi mysql server, kita juga harus menentukan password untuk user root di kotak new Password for the MySQL "root" user. Nanti di screen akan muncul tampilan agar kita mengisikan password sebagai "root"

5. Selanjutnya, konfigurasikan file php.ini dengan mengetikan perintah:

            # sudo gedit /etc/php5/apache2/php.ini

6. Carilah baris ;extension=mysql.so, kemudian hilangkan tanda titik koma yang ada di depannya sehingga menjadi seperti berikut:

            extension=mysql.so

7. Restart Apache, kita bisa melakukannya dengan mengeksekusi perintah:

            # /etc/init.d/apache2

8. Setelah mysql terinstal, kita bisa melakukan pengujian dengan masuk ke MySQL dengan mengetikan perintah ke MySQL

            # mysql -u root -p

Enter password: masukkan password

Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.

Your MySQL connection id is 364

Server version: 5.0.75-0ubuntu10.2 (Ubuntu)

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.

mysql>

            Setelah semuanya terinstall, kita dapat menginstallkan aplikasi tertentu di web server tsb, misalnya Moodle dll.

Setup Database Server di Ubuntu


            Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang instalasi web server di Ubuntu. Sebuah web server umumnya dilengkapi dengan database mengingat sebuah aplikasi web kini lazim menyimpan datanya di sebuah web server. Untuk contoh ini adalah menggunakan database MySQL.

1. Aktifkan konsol, kemudia install MySQL. Ada 3 tahapan instalasi MySQL, pertama adalah dengan menginstal libapache2 untuk autentifikasi MySQL seperti berikut:

            # sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql

2. Selanjutnya install konektor PHP5 dan MySQL dengan mengeksekusi perintah:

            # sudo apt-get install php5-mysql

3. Yang ketiga adalah menginstall mysql-server dengan cara mengeksekusi perintah berikut:

            # sudo apt-get install mysql-server

4. Untuk instalasi mysql server, kita juga harus menentukan password untuk user root di kotak new Password for the MySQL "root" user. Nanti di screen akan muncul tampilan agar kita mengisikan password sebagai "root"

5. Selanjutnya, konfigurasikan file php.ini dengan mengetikan perintah:

            # sudo gedit /etc/php5/apache2/php.ini

6. Carilah baris ;extension=mysql.so, kemudian hilangkan tanda titik koma yang ada di depannya sehingga menjadi seperti berikut:

            extension=mysql.so

7. Restart Apache, kita bisa melakukannya dengan mengeksekusi perintah:

            # /etc/init.d/apache2

8. Setelah mysql terinstal, kita bisa melakukan pengujian dengan masuk ke MySQL dengan mengetikan perintah ke MySQL

            # mysql -u root -p

Enter password: masukkan password

Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.

Your MySQL connection id is 364

Server version: 5.0.75-0ubuntu10.2 (Ubuntu)

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.

mysql>

            Setelah semuanya terinstall, kita dapat menginstallkan aplikasi tertentu di web server tsb, misalnya Moodle dll.